Sanggupkah Kuli Bangunan Menghadapi Ramadhan


Kuli bangunan adalah orang yang bekerja menjadi kuli/kenek didalam sebuah pembangunan suatu proyek bangunan. kuli bangunan bisa dibilang juga merupakan seorang asisten untuk seorang tukang ( tanaga ahli ) .  biasanya seorang kuli bangunan bekerja membantu mengambil bahan - bahan bangunan serta melayani segala sesuatu yang diperlukan oleh tukang bangunan.

kuli bangunan merupakan pekerjaan yang bisa dibilang pekerjaan kasar, berat dan penuh resiko. hal ini bisa kita lihat pada kuli  bangunan yang ada disekitar kita, yang tak kenal terik matahari serta tak kenal lelah mengangkat beban berat dalam pekerjaannya. hal itu dilakukannya karena semata - mata untuk menghidupi keluarganya.

Umumnya seorang kuli bangunan meninggalkan keluarga mereka dikampung halaman. Hal ini dilakukan karena jika tinggal dikampung biaya hidup lebih terjangkau dari pada diperkotaan yang harus sewa kontrakan dan lain-lain untuk kehidupan sehari-hari. Hal ini masuk akal karena upah kuli bangunan tak seberapa jika dibandingkan dengan karyawan kantoran yang serba kecukupan.

Dari stigma kuli bangunan yang merupakan pekerja kasar dan bersumber daya manusia yang rendah, ternyata kuli bangunan juga tak lantas meninggalkan kuwajiban menunaikan puasa saat bulan ramadhan. Karena disatu sisi mereka juga bertuhan dan disisi lain mereka bekerja juga beribadah untuk menghidupi keluarganya. Hidup kuli bangunan bagai buah simalakama, dua pilihan yang pahit.

Kemarin saya berbincang dengan seorang kuli bangunan. Disebuah proyek pembangunan perumahan didaerah gresik jawa timur. Saat kutanya tentang bagaimana jika bulan puasa datang, apakah tetap bekerja atau tidak!. Jawabannya cukup sederhanan, yaitu “jika kuat ya puasa, jika gak kuat ya dibatalkan”. Dengan wajah pasrah dengan keadaan, mereka menjawab beberapa pertanyaanku.

Mungkin seorang kuli bangunan hanya merupakan seorang pekerja kasar dengan hidup pas-pasan dalam kesehariannya. Akan tetapi ketulusan hati dalam mencari rejeki yang halal tetap dia jalani. Walau saat ramadhan tak ada beda dengan hari - hari biasaya, akan tetapi bisa melihat keluarga memakai baju baru saat hari raya merupakan kebahagiaan yang lebih dari segalanya.


Tag : ramadan opini

-